Notification

×

Iklan

Iklan

Opini: Oligarki Menjadi Kuasa

Minggu, 29 Mei 2022 | Mei 29, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-30T03:26:46Z

Oleh: Red Nuranirakyat
Hery Sabaruddin SAg, MAg

Nuranirakyat.com- Oligarki diibaratkan seperti 'jamur tumbuh' di musim ketika rezim mulai berkuasa.
Narasi dan regulasi oligarki mencengkramkan kuku kuku tajamnya semasa demokrasi dan kekuasaan digulirkan.
Oligarki bisa hidup, berkembang pada sistem pemerintahan apapun. Baik sistem pemerintahan demokrasi, sistem Pemerintahan Presidensial.
Sistem pemerintahan Parlementer, sistem Pemerintahan Komunis, sistem Pemerintahan Demokrasi Liberal.
Demikianlah potret dan profil oligarki modern masa kini.
Oligarki adalah sistem pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa, baik dari golongan atau kelompok tertentu. Begitu juga oligarki juga memiliki perkembangannya sendiri.

Oligarki merupakan istilah untuk pemerintahan yang mana struktur kekuasaannya dikuasai oleh sekelompok kecil orang luar, atau beberapa individu terpilih untuk mengendalikan keputusan para pemimpin atau pemerintah.

Oligarki tidak pernah digunakan sebagai istilah resmi untuk bentuk pemerintahan dan hanya digunakan sebagai kritik.

Hal itu juga sering digunakan sebagai cara untuk menunjukkan pengaruh orang kaya dan berkuasa dalam politik, serta pemerintahan yang biasanya digunakan untuk menguntungkan diri mereka sendiri.

Untuk dipahami berdasarkan sumber literatur Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), oligarki adalah pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu.

Sebuah negara yang dianggap memiliki pemerintahan oligarki juga bisa disebut sebagai oligarki, seperti dalam pandangan orang diluar bangsa yang menganggap bangsa tersebut sebagai oligarki yang menindas.

Kesimpulannya, bahwa oligarki adalah suatu kelompok yang membentuk menjadi elit untuk mempengaruhi dan mengatur alur/regulasi kekuasaan dan pemerintahan yang diinginkan. Oligarki muncul berlatarbelakang notabene dari 'tim sukses rezim yang berkuasa. Bersama penguasa, dan oligarki memainkan kekuasaan hingga akhir masa jabatan.

Namun terkadang sebaliknya, justru yang terjadi penguasa disetir oleh segelintir kelompok elit oligarki. Sehingga alur kekuasaan dan pemerintahan menjadi kacau tidak terkendali.

Untuk menyikapi langkah oligarki, perlu kiranya ada pengawasan dari mitra pemerintah, lembaga lembaga independen untuk intens melakukan kontrol. Agar ruang gerak oligarki tidak meluas merusak tatanan pemerintahan dan kekuasaan.

Eksesnya merugikan negara, bangsa dan masyarakat banyak. (*)

×
Berita Terbaru Update