Notification

×

Iklan

Iklan

SMAN 1 Abung Semuli Sambut Hangat, Kedatangan Tim Penilaian Gerakan Literasi Sekolah Lampung Utara

Senin, 22 Mei 2023 | Mei 22, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-05-22T13:56:20Z
Lampung Utara Nurani Rakyat.Com- SMAN 1 Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara menyambut kedatangan Tim Satgas penilaian Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Senin 22 Mei 2023 pukul 09.35 Wib. Kedatangam Tim Satgas GLS Kabupaten Lampura tiba di SMAN 1 Abung Semuli di sambut langsung oleh Kepala Sekolah, dewan guru dan para siswa dan rombongan diiringi menuju langsung ruangan acara kegiatan. Lagu Indonesia Raya langsung dikumandangkan diikuti oleh seluruh hadirin yang hadir dalam acara tersebut. Selanjutnya memasuki acara sambutan, Kepala Sekolah SMAN 1 Abung Semuli Iryana Febriza Wardhani, S.Pd., M.Pd., memaparkan kondisi aktual mengenai berbagai kesiapan sekolah itu dalam menghadapi Lomba GLS tingkat Kabupaten Lampung Utara.
Menurut Iryana bahwa SMAN 1 Abung Semuli pra-mengikuti lomba GLS. Implementasi terkait GLS seperti, membaca buku di luar mata pelajaran selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai telah cukup lama telah dilakukan. Yang tujuannya adalah menumbuhkan minat baca siswa, serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasai secara lebih baik. Implementasi lainnya yang telah dilakukan dengan membuat pohon literasi di setiap Mading kelas. Begitupun dengan kegiatan menghafal kosa kata baru, dan menuliskannya dalam bentuk kalimat. Begitu pula dengan seringnya mengikuti berbagai perlombaan karya literasi baik tingkat kabupaten/provinsi maupun nasional. Membuat perpustakaan mini atau pojok Literasi di dalam kelas beserta tempat membaca nyaman. Adanya kebun edukasi/hidroponik, saung literasi, dll.
"Materi dan instrumen terkait GLS sudah sejak lama kita implementasikan. Tidak ada yang serba mendadak seperti "Cerita Roro Jongrang", ucap Iryana.
Sementara itu Al-Qodri, S.Pd.  MM., Ketua Tim Satgas GLS Lampung Utara dalam sambutannya menjelaskan tentang sejarah terbentuknya Tim GLS Sementara itu untuk diketahui bahwa Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dibentuk sudah sejak Bulan Maret Tahun 2015. Sedangkan Implementasi GLS adalah dengan membaca buku di luar mata pelajaran selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca siswa, serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasai secara lebih baik. 
Menurut Qodri Pada satuan pendidikan, Kemendikbud memiliki program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). GLS merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah (peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, Komite Sekolah, orangtua/wali murid peserta didik). Dikatakannya kembali bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan telah meluncurkan Gerakan Literasi Sekolah “Bahasa Penumbuh Budi Pekerti”.  
Selanjutnya Peluncuran Gerakan Literasi Sekolah itu dilakukan secara simbolis, dengan menyerahkan buku paket bacaan untuk 20 sekolah di DKI Jakarta sebagai bahan awal kegiatan literasi. Sementara Gerakan Literasi Sekolah dikembangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015, tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Adapun tujuannya menurut Mendikbud, dengan diterbitkannya Permendikbud tersebut adalah, sebagai sebuah upaya untuk menumbuhkan budi pekerti anak. Usai acara formil tersebut, tim penilaian GLS langsung menuju objek instrumen yang menjadi materi penilaian. (Rd)

Menteri Pendidikan 



×
Berita Terbaru Update