FOTO: Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si, IPU bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni, SP, M.T Melaksanakan kunjungan pemantauan data serapan jagung di 5 Industri Pakan di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu 15 April 2026.
BANDAR LAMPUNG, Nurani Rakyat.Com-Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si, IPU bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni, SP, M.T Melaksanakan Kunjungan Pemantauan Data Serapan Jagung di 5 Industri Pakan (PT. Japfa Comfeed Indonesia, PT New Hope Indonesia, PT. Haida Biotechnology Indonesia, PT CJ Feed and Care Indonesia dan PT Charoen Pokhpand Indonesia) Kabupaten Lampung Selatan, Rabu 15 April 2026.
Adapun agenda ini merupakan tindak lanjut dari FGD bersama Gubernur Lampung dan Stakehokder Terkait Tentang Pembangunan Pertanian dalam mendorong petani untuk beralih menanam jagung dan padi gogo. Harga jagung dinilai relatif stabil dengan adanya kepastian pasar untuk bahan baku pakan ternak.
Berdasarkan hal tersebut, diperlukan informasi terkait data pembelian jagung, stok dan kebutuhan jagung dari industri pakan. Sebagai upaya optimalisasi penyerapan hasil panen jagung oleh petani lokal sehingga dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri pakan serta menjaga stabilitas harga.
Dari hasi kunjungan ini juga disampaikan bahwa industri pakan menyerap jagung melalui pembelian dari petani/agen dengan standar kadar air tertentu. Jagung diserap dalam bentuk pipil kering dan basah, ditimbang dan dilakukan penyimpanan dalam silo dengan kapasitas besar untuk menjaga kualitas jagung.
Diharapkan industri pakan tersebut berkomitmen untuk menerima atau membeli hasil panen jagung dari para petani melalui kerjasama kemitraan untuk menargetkan serapan maksimal terutama saat panen raya.
Langkah Strategis Pemerintah dalam menargetkan penyerapan maksimal jagung di petani lokal untuk pakan ternak guna menstabilkan harga, sehingga terwujudnya swasembada jagung berkelanjutan, pasokan pakan konsisten dan meningkatkan kesejahteraan peternak. (R)