Notification

×

Iklan

Iklan

SMAN 1 Abung Semuli Tutup Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1445 H, Dengan Tausiyah Agama dan Pembagian Sembako

Rabu, 03 April 2024 | April 03, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-30T03:48:28Z
TAMPAK GAMBAR- Ustad Fadoli Menyampaikan Tausiyah Agama Pada Acara Pesantren Kilat Ramadhan 1445 H/2024M di SMAN 1 Abung Semuli Lampung Utara.

Lampung Utara, Nurani Rakyat.Com- Memasuki hari ketiga, SMAN 1 Abung Semuli melaksanakan acara penutupan Kegiatan Pesantren Kilat. Kegiatan Sanlat yang telah dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai tanggal 2 s.d 4 April 2024 diikuti siswa/i kelas X dan XI akhirnya resmi ditutup. Selama  tiga hari pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat yang diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan. Di hari pertama Selasa 2 April dilaksanakan berbagai lomba seperti, lomba doa,  Cerdas Cermat. Sedangkan di hari kedua Rabu 3 April dilaksanakan lomba Fashion Show dan dihari ke 3 sebagai acara penutupan kegiatan Sanlat. Dihari ketiga acara penutupan kegiatan Sanlat dilaksanakan di Mushola Al Ihsan dibuka dengan pembacaan kalam ilahi (Qur'an). 
GAMBAR- Iryana Febriza Wardhani, M.Pd. Sedang Memberikan Sambutan Penutup Acara Pesantren Kilat di SMAN 1 Abung Semuli.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan penutup Kepala Sekolah SMAN 1 Abung Semuli Iryana Febriza Wardhani, S.Pd., M.Pd. pada acara Sanlat. Dalam sambutannya Iryana mengharapkan apa yang menjadi tujuan dilaksanakan  pesantren kilat, selain membentuk karakter Islami para siswa. Juga menanamkan makna dan nilai – nilai ibadah dalam kehidupan sehari – hari dalam membentuk akhlakul karimah siswa.  mengenalkan amalan – amalan sunnah Rasulullah dan melatih peserta didik untuk dapat hidup mandiri untuk menjalani kehidupan.Diharapkan melalui Sanlat Bulan Ramadhan yang telah dilaksanakan dapat menjadi pembelajaran bagi setiap siswa/i.
“Melalui pesantren kilat ini mereka mendapatkan pembinaan akhlakul karimah, memberikan pendidikan agama Islam agar nantinya lebih peka dan tidak terpengaruh terhadap budaya dan prilaku yang tidak baik,“ ucap Iryana.
Apalagi tambah Iryana beribadah puasa di Bulan Ramadhan yang sangat istimewa ini, akan mendapatkan balasan langsung dari Allah SWT. Sebagaimana yang di katakan dalam Hadis Qudsi, "Puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya.”
Maksudnya adalah, di dalam melaksanakan puasa tidak boleh terdapat unsur riya, sebagaimana yang terjadi pada ibadah lainnya. Dan hanya Allah lah yang mengetahui besarnya  balasan pahala orang tersebut dan berapa banyak kebaikannya dilipatgandakan jika amalan kebajikan dikerjakan di dalam bulan Ramadhan.
Sementara itu dalam Tausiyah Agama yang disampaikan Ustad Fadoli menjelaskan tentang Tiga keistimewaan bulan Ramadhan yaitu : Pertama, Allah berikan perisai Taqwa kepada orang yang berpuasa. Kedua, Allah lipatgandakan segala Amal ibadahnya terutama ibadah puasa dengan pahala yang Allah sendiri yang akan membalasnya dengan takaran yang tak terhitung banyaknya. Ketiga, hanya pada bulan Ramadhan yang siang dan malamnya Allah bentangkan ampunan-Nya.
Pada bagian yang sama Ustad Fadoli kembali mengingatkan jamaah tausiyah, untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya momentum pertemuan dengan bulan suci Ramadhan. Dengan menjaga ibadah yang selama ini mungkin saja masih serba kurang. Mengingatkan untuk melatih diri di bulan puasa untuk full menjalankan sholat lima waktu dan membaca Al-Qur'an. Kesungguhan kita menjaga puasa kita akan berbuah ampunan dariNya. 
"Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ihtisab yakni, sikap introspeksi diri atas dosa dan kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan, maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" jelasnya. "Dengan melaksanakan ibadah-ibadah tersebut dengan ikhlas dan penuh keyakinan, maka kita dapat mendulang dan memperoleh banyak pahala serta keberkahan yang luar biasa di bulan Ramadan", ingatnya. Namun, kita harus selalu mengingat niat dan tujuan kita yang sesungguhnya, yaitu untuk mendapatkan keberkahan dan keberuntungan di dunia dan akhirat dari Allah SWT.
Sebagai penutup Ustad Fadoli mengemukakan sebuah pepatah arab masyhur oleh Syaikh Musthofa Al Ghulayain menyebutkan, 
شُبَّانُ الْيَوْمِ رِجَالُ الْغَدِ أِنَّ فِي يَدِكُمْ أَمْرُ الْأُمَّةِ وَفِي اَقْدَامِكُمٍ حَيَاتُهَا. 

“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan.
Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan adalah gambaran bagaimana peran penting pemuda dalam satu kelompok bahkan satu negara. Karena dalam Islam, pemuda memiliki posisi penting. Masa depan sebuah bangsa akan ditentukan oleh pemudanya masa kini. Atau, apa yang ditekuni pemuda saat ini akan memberikan gambaran tentang suatu bangsa dimasa mendatang. "Para pemuda sekarang akan memiliki berbagai posisi penting sebagai pengambil keputusan di masa datang," pesan kepada siswa/i yang mengikuti kegiatan Sanlat.
Pada bagian akhir kegiatan, dilaksakan pembagian hadiah untuk siswa/i yang meraih juara 1,2 dan 3 lomba baca doa, dai/daiah, LCT dan Fashion Show. Pemberian hadiah diberikan langsung oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan juri dan pengurus OSIS. Dilanjutkan dengan pembagian 72 paket sembako secara simbolis kepada siswa/i dan warga sekolah yang berhak menerimanya. Dilanjutkan dengan dilakukannya kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut. [Rd]

-Moment Kegiatan  Pesantren Kilat Ramadhan 1445 H SMAN 1 Abung Semuli 2024. Dengan Berbagai Berbagai Kegiatan Lomba Keagamaan.
        Lomba Fashion Show
GAMBAR- Kegiatan Tausiah Agama, Pemberian Hadiah dan Pembagian paket sembako.









  











 
×
Berita Terbaru Update